Wisata Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi yang berada di wilayah Jawa Barat, tepatnya berada di Lembang, kurang lebih 30 km sebelah utara kota Bandung. Memiliki ketinggian hingga 2.084 meter dari atas permukaan laut.
Liburan bareng keluarga jadi salah satu agenda wajib terlebih bagi kamu yang sehari-harinya disibukkan dengan aktivitas bekerja. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Indonesia bagian timur untuk menyaksikan keindahan alam yang dimiliki bangsa ini.
Wisata Tangkuban Perahu berada di daerah Lembang, kurang lebih 30 km sebelah utara kota Bandung. Tempat ini menyajikan pesona alam yang begitu mengagumkan. Selain menyaksikan keindahan alam, kamu juga bisa foto-foto cantik bareng teman, keluarga atau orang-orang terdekatmu lainnya untuk mengisi feed Instagram kamu.
Sebelum kamu mengunjungi tempat wisata Tangkuban Perahu, kamu bisa mencari tahu informasinya terlebih dahulu. Berikut info tentang gunung tangkuban perahu :
Karakteristik Geologis
Secara geologis, Tangkuban Perahu terbentuk dari sisa aktivitas Gunung Sunda purba yang runtuh membentuk kaldera pada masa lampau, bersama dengan Gunung Burangrang dan Bukit Tunggul di sekitarnya. Gunung ini merupakan bagian dari jalur vulkanik Sunda Arc dan memiliki sembilan kawah, dengan dua kawah utama di area puncak, yaitu Kawah Ratu dan Kawah Upas.
Erupsi Tangkuban Perahu umumnya berupa letusan freatik, yaitu erupsi yang didorong oleh uap air dan gas tanpa disertai keluarnya magma secara langsung. Tercatat gunung ini pernah meletus pada tahun 1826, 1829, 1842, 1846, 1896, 1910, 1926, 1929, 1952, 1957, 1961, 1965, 1967, 1969, 1983, 2013, dan 2019, dengan letusan terakhir terjadi pada 26 Juli 2019 di Kawah Ratu.
Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, status aktivitas Tangkuban Perahu per pertengahan 2026 berada pada Level I (Normal) dari skala empat tingkat. Meskipun demikian, otoritas terkait tetap merekomendasikan agar pengunjung tidak turun ke dasar kawah dan tidak berlama-lama di sekitar kawah aktif, mengingat potensi erupsi freatik dapat terjadi tanpa didahului gejala vulkanik yang jelas.
Sejarah Gunung Tangkuban Perahu

Tangkuban perahu memang dikenal dari legenda rakyat yang disebut Legenda Sangkuriang. Apablia kamu termasuk orang yang suka sejarah, Cerita legenda ini dimulai dari perpisahan seorang anak bernama Sangkuriang dengan ibunya yaitu Dayang Sumbi. Namun, pada suatu saat mereka dipertemukan kembali pada kondisi yang tidak biasa. Pada waktu itu, Sangkuriang sudah dewasa sama seperti pria pada umumnya.
Kondisi yang berbeda dialami oleh Dayang Sumbi karena tidak terdapat perubahan paras wajah. Hal ini yang membuat Sangkuriang mulai tertarik dengan Dayang Sumbi karena kecantikannya. Pada saat itu, Sangkuriang tidak mengetahui bahwa Dayang Sumbi adalah ibunya.
Atas kehendak Yang Maha Kuasa, Dayang Sumbi tidak sengaja melihat tanda lahir yang dimiliki oleh Sangkuriang. Lalu, Dayang Sumbi menjelaskan kepada Sangkuriang tentang tanda lahir itu. Namun, Sangkuriang tidak terima begitu saja tentang penjelasan dari Dayang Sumbi. Bahkan, dirinya semakin nekat untuk mempersunting Dayang Sumbi.
Hingga akhirnya Dayang Sumbi memberikan syarat utama yang harus dipenuhi Sangkuriang bila ingin mempersuntingnya. Sangkuriang harus membuat sebuah kapal besar dengan waktu satu malam saja. Sangkuriang pun menyanggupinya.
Sangkuriang mulai mengumpulkan tenaga untuk membuat kapal besar. Melihat bentuk kapal yang hampir jadi, Dayang Sumbi mulai khawatir. Kemudian dia mempunyai ide untuk membangunkan semua ayam untuk berkokok sebelum matahari terbit.
Melihat itu, Sangkuriang murka lalu marah kepada Dayang Sumbi. Kapal yang hampir jadi itu lalu ditendang Sangkuriang hingga berada dalam posisi terbalik. Ini yang membuat nama gunung itu menjadi Tangkuban Perahu.
Suasana Gunung Tangkuban Perahu

Selain tangkuban perahu, ada banyak wisata gunung di sekitar wilayah Jawa Barat. Masing-masing dari gunung ini juga memiliki karakter yang berbeda. Kondisi di sekitar gunung ini masih sangat alami dengan adanya pepohonan yang cukup besar. Salah satu jenis pohon yang bisa anda temui adalah Pinus Rahong.
Bahkan, di sekitar gunung terdapat area yang memang menjadi hutan alami Pinus Rahong. Kondisi ini yang membuat are sekitar gunung terlihat sangat sejuk meskipun anda berkunjung pada siang hari.
Karakter gunung yang masih alami menjadikan gunung ini masuk dalam kawasan jenis hutan Dipterocarp. Hal ini yang membuat Tangkuban perahu juga termasuk dalam kategori taman wisata alam di Bandung. Pengelolaan taman wisata ini sepenuhnya adalah tanggung jawab Perum Perhutani secara langsung.
Lihat juga : Wisata Pemandian Air Panas Sari Ater
Karakter Gunung Tangkuban Perahu

Hal yang paling menarik dari tempat wisata di Bandung ini adalah jumlah kawah yang dimiliki. Gunung Tangkuban Perahu memiliki 3 kawah dengan karakter dan kondisi yang berbeda.
Kawah ini memang sering menjadi tempat populer bagi para pengunjung. Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen di kawah ini dengan berfoto. Beberapa kawah yang ada di gunung ini terdiri dari :
1. Kawah Ratu

Ini adalah kawah yang memiliki ukuran paling luas dibandingkan kawah lainnya. Total ukuran dari kawah ini mencapai 8 ribu meter persegi. Salah satu daya tarik yang ditawarkan dari kawah ratu adalah pesona alam eksotis yang tidak ditemukan di tempat lainnya.
2. Kawah Domas

Pilihan kawah yang bisa anda nikmati saat berkunjung ke tempat wisata di Jawa Barat ini adalah kawah Domas. Salah satu daya tarik dari kawah domas adalah longsoran tebing di sekitar pinggiran kawah yang memiliki warna putih.
3. Kawah Upas

Ini merupakan kawah yang dianggap tidak terlalu populer bagi kalangan pengunjung. Hal ini dikarenakan aroma belerang yang dianggap terlalu menyengat. Pihak pengelola pun dianggap belum memaksimalkan sarana penting dari objek wisata ini. Anda tidak akan melihat pembatas tebing yang memberikan keamanan bagi para pengunjung.
Lihat juga : Inilah Tempat Favorit Wisata di Lembang Bandung
Harga Tiket Masuk & Parkir
Harga bisa berbeda tergantung kebijakan pengelola dan hari (weekday vs weekend/libur), tapi kisaran yang konsisten di berbagai sumber adalah:cnnindonesia+5
Tiket masuk orang
- Wisatawan domestik (lokal):
- Hari kerja (Senin–Jumat, bukan libur): ±Rp20.000–Rp25.000
- Akhir pekan & libur nasional: ±Rp30.000–Rp40.000
- Wisatawan mancanegara:
- Hari kerja: ±Rp200.000–Rp300.000
- Akhir pekan & libur: ±Rp300.000–Rp350.000
- Rombongan pelajar/mahasiswa: biasanya lebih murah, sekitar Rp18.000–Rp25.000 tergantung hari.cnnindonesia+3
Parkir kendaraan (per unit)
- Motor: ±Rp15.000–Rp20.000
- Mobil: ±Rp30.000–Rp35.000
- Bus: ±Rp120.000–Rp150.000
- Sepeda: ±Rp7.000–Rp10.000
Jam operasional Tangkuban Perahu
Objek wisata ini buka setiap hari dengan jam operasi yang cukup konsisten di berbagai sumber:cnnindonesia+6
- Senin–Minggu: 07.00–17.00 WIB
- Waktu terbaik: pagi–siang (cuaca lebih cerah, kawah lebih terlihat).
Lokasi dan Rute ke Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu berlokasi di Kelurahan Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Untuk menjangkau lokasi tujuan wisata Bandung ini memang tidak terlalu sulit, tempat ini juga dekat dengan wisata Dusun bambu Lembang. Objek wisata terkenal ini berada di Jalan raya Tangkuban Perahu, Kecamatan Lembang yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bandung Barat.
Rute & estimasi waktu dari Alun‑alun Bandung
Rute umum (kendaraan pribadi / ojol / taksi):
Dari Alun‑alun Bandung → Jl. Asia Afrika / Jl. Braga → arah utara ke Lembang via:
- Jl. Setiabudhi → terus naik ke Lembang
- Ikuti petunjuk “Tangkuban Perahu / Lembang” sampai gerbang masuk kawasan wisata
Estimasi waktu tempuh:
- Sekitar 1–1,5 jam dari pusat kota Bandung (termasuk Alun‑alun), tergantung:
- Kondisi lalu lintas (akhir pekan & libur biasanya lebih padat)
- Titik awal tepat di Alun‑alun dan rute yang dipilih (via Dago atau via Sukajadi/Setiabudi)
Jika naik angkutan umum, biasanya perlu kombinasi angkot/elf ke Lembang lalu lanjut ojek/taksi ke gerbang Tangkuban Perahu; waktu total bisa lebih lama (sekitar 1,5–2 jam tergantung tunggu dan operan).
Lokasi: https://maps.app.goo.gl/c6Jwuj6EFpZQaBCR6
Tips mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu
Tips-tips yang bisa kamu terapkan saat mengunjungi Wisata Tangkuban Perahu
- Pakailah baju hangat, karena udaranya sangat dingin di sini.
- Gunakan alas kaki yang nyaman biar gak lecet saat berkeliling.
- Tak disarankan datang saat musim hujan, karena anginnya bakal sangat kencang.
- Datanglah saat pagi hari biar bisa berkeliling sepuasnya.
- Selalu patuhi protokol kesehatan ke mana pun kamu berada ya!
Itulah sedikit ulasan tentang wisata Gunung Tangkuban Perahu. Setelah membaca ulasan ini, apakah Anda sudah mulai tertarik untuk liburan di sini? Siapkan semua keperluan liburan Anda dengan baik agar liburan Anda nantinya berjalan dengan lancar dan menyenangkan, dan hubungi jasa kami Fastrans Travel Bandung Tour.

